Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryAug 23, '10 10:46 PM
for everyone
Enigmatik dalam peduli yang berlebihan
dinding-dinding itu saksi bahwa pernah ada rasa yang kumulatif
namun dinding itu kini kosong
tersisa sesal dan malu yang menjalar di dinding dinding vena

kau tak pernah katakan "IYA" dan kau tak pernah katakan "TIDAK"
kau tak pernah berucap
enigmatik...
bagai genesis yang misterius

hingga aku sadar
kau belah alat vital ku jadi dua
tidakah kau sadar?
kau tidak sadar karena kau lagi tdur

kau tidur tapi jalan
namanya berjalan dalam tidur
bukan bernafas dalam lumpur
itu film panas tahu 70an
pemerannya suzzana
katanya sih pelem panas!
banyak adegan kebakaran mungkin?
aku pun tak tahu
tahun 70an aku belum lahir
tapi bapak ibuku udah lahir
mereka mungkin nonton itu
karena kepanasan mereka pulang
dan lahir lah aku

sementara ibu bapaku kepanasan
kau masih berjalan dalam tidur
kau tidak kepanasan
karena tidak menonton bernafas dalam lumpur
kau menonton lumpur sidoarjo

lumpur keluar dari dalam tanah
banyak orang kehilangan rumah
dan kau bernafas dalam lumpur
dalam kondisi tidur
katanya agar kulit tetap lentur

seperti diorama ariel
seperti diorama luna
seperti drama yang  diputar ulang namun ini baru
harganya mahal
tapi tak semahal dirimu
yang hanya bisu, gagu, tuna rungu, lugu, gagu.. eh gagu sudah ya?


bahkan hingga kau selesai berjemur
kau tetap tidak sadar telah membelah alat vitalku jadi dua
tiada kabar berita, tiada reaksi bemakna
kau hanya membelah alat vitalku sia-sia

kau membelahnya seolah kau tidak pernah membelah alat vital saja
padahal dari semua ucapmu
kau nampak bepengalaman dalam membelah alat vital
kau nampak menikmati saat menggenggam alat vitalku
mengguncangnya dengan reaksi fusi yang enigmatik
namun kau remuk alat vitalku
dan membelahnya menjadi dua
tanpabicara, tanpa kata-kata

aku meminta maaf, namun tak dijawab
aku bukan laki-laki yang alat vitalnya ia pamerkan ke wanita-wanita dengan mudahnya
meski ada gerbong untuk wanita! ia masih bebas mengobral alat vitalnya
aku tidak seperti itu! aku dungu! aku kaku!
aku pemalu! aku akui aku malu
namu pabila kesmpatan datang lagi
aku mau! aku rasa aku mampu
untuk memperlihatkan alat vitalku kepadamu

namun diam itu tetap ada
aku heran
seolah tak ada pemberitahuan di kolom kolom itu
seolah tiada kuning menyala di baris baris layarmu
seolah tiada angka 1 angka 2 angka 3 di dalamnya
hanya kau diam dan mulai membelah alat vital

apa yang harus kulakukan?
alat vitalku sudah belah! namun cuma sebentar saja!
dia bisa kembali apabila ada wanita yang menghampirinya
kini apa wacana mu dalam kolom kolom yang bagiku tak berguna itu?
kau hanya tidur, berjalan, masuk ke lumpur dan membelahi alat vital-alat vital yang lain
cepat jawab dan putuskan, karena alat vital ini sudah terbelah, padahal mau digunakan lagi

tidak mungkin hanya dengan segalon minuman energi
atau selembar foto sarah azhari
karena alat vital ini sangat sensitif sekali
alat vitalku ini adalah HATI

sopiahyar wrote on Aug 23, '10
mantap gri.. suka gw
amoebasterix wrote on Aug 24, '10
tulisan bikinan lo ini, nggri?? *unsure*
anggrilukman wrote on Aug 24, '10
abe : iya be! heheheh hobby baru! batasan gila gue semakin luas sekarang! absurd is the new ganteng!
an99a wrote on Aug 24, '10
a....
*spechless
amoebasterix wrote on Aug 24, '10
abe : iya be! heheheh hobby baru! batasan gila gue semakin luas sekarang! absurd is the new ganteng!
IH WAW!! GAK NYANGKA.....

SEMAKIN ABSURD AJA LUH!
piyopikavet wrote on Aug 24, '10
Hohoohohohho...ga ngeh..
Add a Comment